PENGELOLA KEUANGAN

Solusi Cerdas dalam Mengelola Keuangan Anda


ADVERTISEMENT


BOLEHKAH KITA BERUTANG?
Minggu, 25-Oct-2009 17:08 WIB

 

BOLEHKAH KITA BERUTANG?

 

Sebelum memasuki lebih jauh mengenai utang, ada baiknya kita mengetahui apa definisi dari utang itu.

 

UTANG

Utang adalah satu kewajiban untuk memberi atau mengembalikan sesuatu yang harus dipenuhi oleh satu pihak kepada pihak yang lain dalam jangka waktu tertentu yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

Dalam pembahasan kali ini, utang yang dimaksud adalah utang yang timbul karena transaksi pinjam-meminjam uang.

Dalam sejarah timbulnya utang pinjam-meminjam uang, biasanya disertai dengan pembayaran bunga pinjaman selain pokok pinjaman dan juga  jaminan harta atau aset yang dimiliki oleh pihak yang meminjam yang memiliki nilai kurang lebih sama dengan besarnya utang. Penjaminan aset ini dimaksudkan untuk menjamin apabila pihak yang meminjam tidak mampu untuk mengembalikan kewajiban utangnya.

Namun seiring dengan berkembangnya jaman, semakin banyak kemudahan yang diberikan dalam transaksi utang pinjam-meminjam uang. Jaminan harta atau aset tidak lagi menjadi syarat untuk mendapatkan pinjaman. Banyak bank dan lembaga keuangan lainnya yang memberikan kredit kepada nasabah tanpa mengharuskan menyertakan jaminan harta atau aset. Contohnya seperti yang banyak telah kita kenal yaitu pemberian kredit melalui kartu kredit dan KTA (Kredit Tanpa Agunan).

 

TUJUAN BERUTANG

Setiap orang yang berutang pasti menggunakan dana yang diperoleh untuk tujuan tertentu.

Tujuan berutang dibagi menjadi 2 kategori yaitu produktif & konsumtif. Berikut adalah beberapa contoh utang yang produktif & konsumtif.

 

 

               PRODUKTIF                                                          KONSUMTIF

 

        1. Modal Usaha                                                    1. Membeli perangkat elektronik

        2. Investasi                                                           2. Wisata ke Luar Negeri

        3. Pendidikan                                                       3. Renovasi Rumah

        4.dll.                                                                    4.dll.

 

Jadi, bolehkah kita berutang? Menurut saya, hindarilah utang sebisa mungkin karena itu akan menambah beban pengeluaran rutin Anda, karena Anda harus membayar bunga yang timbul karena pinjaman tersebut.

Namun, apabila Anda harus terpaksa berutang karena untuk satu tujuan tertentu, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk mengajukan pinjaman:

 

  1. Hitung kembali secara cermat apakah kebutuhan Anda masih bisa dipenuhi dengan penghasilan rutin Anda.
  2. Pastikan tujuan berutang Anda adalah untuk tujuan yang produktif, misalnya untuk modal usaha ataupun investasi.
  3. Apabila Anda memutuskan untuk menggunakan utang tersebut untuk modal usaha ataupun investasi, lakukan perhitungan mulai dari jadwal pengembaliannya, berapa pemasukan yang diperoleh setiap bulan, dan berapa keuntungan yang diperoleh dikurangi dengan pokok & bunga pinjaman.

 

Perencana keuangan Safir Senduk memberikan 4 tips dalam membayar cicilan utang secara bijak:

 

  1. Jadikan pembayaran cicilan utang  sebagai prioritas sebelum Anda mulai membayar pengeluaran-pengeluaran Anda yang lain.                                                                                       Dengan demikian, uang Anda tidak akan terlanjur habis untuk membayar pengeluaran-pengeluaran Anda yang lain. Saran ini penting untuk menjamin Anda dapat membayar cicilan utang Anda.

 

  1. Prioritaskan pembayaran cicilan utang ke utang yang membebankan suku bunga paling besar.                                                                                                                                     Suku bunga adalah beban yang harus Anda bayar ketika Anda berutang. Dengan mengurangi utang yang mempunyai suku bunga paling besar, bunga yang harus Anda bayar akan semakin kecil.
  2. Perbesar pembayaran cicilan utang Anda apabila barang-barang yang Anda utang memiliki nilai yang menurun.                                                                                  Sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan berutang dengan membeli barang yang nilainya menurun. Jika Anda berutang dengan cara mengambil kredit, jumlah yang Anda bayar akan lebih mahal dibanding jika Anda membayar secara tunai. Contoh: perangkat elektronik, kendaraan, dll.

 

  1. Anda tidak perlu memperbesar cicilan utang barang-barang yang Anda utang memiliki nilai yang menaik dalam jangka panjang.                                                                                          Jika barang yang Anda cicil itu nilainya meningkat secara jangka panjang, Anda dapat mengambilnya secara kredit, walaupun Anda memiliki uang tunai untuk melunasinya secara tunai.

        Misalnya , property, seperti yang Anda tahu, property terdiri atas tanah dan bangunan.

        Secarajangka panjang (di atas 10 tahun) nilai tanah dapat meningkat sekitar 30% per tahun.

        Peningkatan ini masih jauh lebih besar dibanding suku bunga KPR yang berada di kisaran 20%-an

        per tahun).

 

Dengan demikian boleh saja kita berutang, namun harus dengan pertimbangan bijak karena utang itu seharusnya memudahkan hidup kita, bukan menambah beban hidup kita.

 

 

 





Bookmark and Share
Search Article
Archives
BOLEHKAH KITA BERUTANG?
25-Oct-2009
  BOLEHKAH KITA BERUTANG?   Sebelum memasuki lebih jauh mengenai utang, ada baiknya kita mengetahui…
All Archives
2009
  Oktober (1)
 
News and Article
Life Style
Be Your Self »Celebrities »Drive »E-Living »Editor »Eksterior »Fashion »Food »Health »For Your Info »Interior »Music Biography »Music News »Photo »Numpang Senyum »Sport »Achievements »Today's News »Travel »
Economy And Bussiness
Banking »Finance »Human Resource »ICT »Insurance »Obligasi »Property »Quality »Reksadana »Risk Management »Sales »Services »Strategic »Strategic Management »Syariah »Tax »Wealth Management »
PENGELOLA KEUANGAN
Copyright 2008 vibizhosting.com, POWERED By JAFAM-ICT